November 2020

APBD KEPRI 2021 Disahkan Sebesar Rp3.986 Triliun

* Mengalami Kenaikan 0.73 Persen Setelah melalui proses pembahasan yang panjang akhirnya Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Anggaran Pendapatan Belanda Daerah (APBD) Provinsi Kepri tahun anggaran 2021 resmi disahkan menjadi Perda dengan angka Rp3.986 triliun. Pengesahan ini dilakukan dalam rapat paripurna penyampaian Laporan Akhir Badan Anggaran DPRD Provinsi Kepulauan Riau Terhadap Hasil Pembahasan Nota Keuangan dan Ranperda APBD Tahun Anggaran 2021, sekaligus Persetujuan DPRD untuk ditetapkan menjadi Perda, Senin (30/11) di

Sofha: Ubah Mesin Jahit Menjadi Mesin Uang

Masa pandemi Covid-19 tidak mesti menghentikan semua aktivitas. Aktivitas produktif seperti keterampilan menjahit bisa ditingkatkan selama masa pandemi berlangsung. Semakin terampil menjahit semakin mudah membantu peningkatan ekonomi keluarga. Hal itu disampaikan Pjs Ketua TP PKK (Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga) Kepri Sofha Marwah Bahtiar saat membuka Pelatihan Menjahit dan Penyerahan Bantuan Mesin Jahit Kepada¬† IKM (Industri Kecil Menengah) Kota Tanjungpinang, Senin (30/11) . “Dengan keterampilan menjahit melalui pelatihan ini mudah-mudahan

Untuk Wujudkan Indonesia Maju, Korpri Harus Ikut Berubah

* Bahtiar Pimpin Upacara HUT ke-49 Korpri Pjs. Gubernur Kepulauan Riau memimpin Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun ke-49 Korps Pegawai Republik Indonesia yang disejalankan Apel Pagi Bersama di Halaman Kantor Gubernur Kepulauan Riau, Dompak, Tanjungpinang, Senin (30/11). Turut hadir Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau H. TS. Arif Fadillah, Kepala OPD di Lingkungan Pemerintah provinsi kepulauan Riau, beberapa pejabat Fungsional serta peserta apel yang merupakan perwakilan dari masing-masing OPD. Membacakan sambutan

Kepri Harus Bisa Menjadi Pusat Industri Maritim

Pjs Gubernur Kepri Bahtiar Baharuddin berharap Kepri kedepan bisa menjadi pusat industri maritim. Karena industri berbasis kelautan memberikan manfaat sangat besar bagi masyarakat. Dengan luas wilayah lautan yang mencapai 96 persen, seyogyanya industri berbasis perikanan harus terus di dorong sebagai sektor industri masa depan di Kepri. Sehingga masyarakat Kepri yang sebagian besarnya adalah nelayan, akan langsung merasakan manfaatnya. Muaranya, kesejahteraan masyarakat akan bisa dirasakan secara langsung. Hal tersebut disampaikan Bahtiar

Sofha Dorong Perbanyak Rumah Tenun

Pjs. Ketua TP PKK Kepri Sofha Marwah Bahtiar memuji kain songket hasil tenunan ibu-ibu di Kampung Tenun, Desa Tarempa Selatan, Kecamatan Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas. Agar bisa menjadi andalan peningkatan ekonomi bagi ibu-ibu setempat, keberadaan rumah-rumah yang melakukan aktifitas menenun perlu diperbanyak. Kegiatan produktif ini efektif dilakukan di masa pandemi Covid-19. Hal itu disampaikan Sofha ketika mengunjungi Kampung Tenun, Desa Tarempa Selatan, Kecamatan Siantan. Kedatangan Sofha seiring dengan kunjungan kerja

Bahtiar Dorong Letung Jadi Kawasan Ekonomi Khusus

Pjs Gubernur Kepri Bahtiar Baharuddin mendorong Letung, Kabupaten Anambas bisa dijadikan sebagai kawasan ekonomi khusus (KEK), guna meningkatkan dan pemerataan pembangunan, perekonomian yang akan berimbas mensejahterakan masyarakatnya. “Dengan kondisi geografis Letung yang sangat sterategis, lahan yang masih luas dan keindahan laut dan kekayaannya sangat luar biasa juga berada ditengah-tengah, sangat pas dijadikan sebagai kawasan KEK,” kata Bahtiar saat kunjungan kerja di Letung, Anambas, Ahad (29/11). Bahtiar menyebutkan, yang harus didorong

Sofha Anjurkan Kader PKK Anambas Fokus Usaha Pembibitan Pala

Pjs Ketua TP PKK Kepri Sofha Marwah Bahtiar menganjurkan kader-kader PKK Kecamatan Siantan Selatan mengambil peluang untuk melakukan budidaya pohon pala. Potensi ekonomi dari pohon pala sangat besar bahkan permintaan hasil olahan buah pala belum terpenuhi. “Tim PKK Kecamatan Siantan Selatan bisa memulai bergerak dari kelompok Dasa Wisma untuk membudidayakan penanaman pohon. Satu kelompok Dasa Wisma ada 10 Kepala Keluarga. Andai satu kelompok Dasa Wisma menanam saja satu pokok pohon

Bahtiar Serukan Pengembangan Ketahanan Pangan Saat Pandemi

Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau terus berupaya mengembangkan potensi dalam hal mewujudkan kedaulatan pangan di masa pandemi Covid-19. Salah satu daerah yang jadi target pengembangan adalah Siantan Tengah. Hal ini sebagaimana yang dilakukan Pjs. Gubernur Kepri Bahtiar Baharudin saat meninjau Keramba Apung dan Makam Daeng Rilaka (Kramat Siantan), Kepulauan Anambas, Sabtu (27/11) petang. Bahtiar mengatakan, pengembangan ketahanan pangan khususnya perikanan dilakukan setelah adanya pandemi Covid-19 dan berkurangnya aktivitas masyarakat di luar

Anambas Sudah Siap Melaksanakan Pilkada Serentak yang Sehat 2020

Pjs. Gubernur Kepri Bahtiar Baharudin memimpin Rapat Koordinasi Kesiapan Pilkada Serentak 2020 dan Penanganan Covid-19 serta Penyerahan Masker di Gedung BPMS Kecamatan Siantan, Kepulauan Anambas, Sabtu (28/11). Kegiatan ini dalam rangka misi menyelesaikan kunjungan kerja Pejabat Sementara Gubernur Kepri Bahtiar Baharudin guna mengecek dua persoalan pokok yang sedang hangat di Kepri. Pertama terkait pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 dan soal penanganan pandemi Covid-19 baik dari pencegahannya dan penegakan hukum protokol kesahatan.

Ke Anambas, Bahtiar Perkuat Status Bandar Perikanan dan Wisata

Pejabat Sementara (Pjs) Gubernur H. Bahtiar Baharudin hari ini dijadwalkan melakukan Kunjungan Kerja ke Kabupaten Kepulauan Anambas, keberangkatan dengan menggunakan transportasi udara pesawat Wings Air pada pukul 12.30 WIB di Bandara Hang Nadim Batam, Jumat (27/11). Adapun kegiatan kunker tersebut, melalukan Rapat Koordinasi Pemantapan Persiapan Pilkada Serentak 2020 dan Percepatan Penanganan Covid-19 diKabupaten Kepulauan Anambas. “Kami akan berkunjung ke Kabupaten termuda di Kepulauan Riau ingin memastikan persiapan tahapan-tahapan Pilkada Sehat,