Mei 2021

Tangani Kepulangan PMI dengan Baik dan Serius

Gubernur Ansar Ahmad mengungkapkan perlunya penanganan kepulangan Pekerja Migran Indonesia (PMI) dengan baik dan serius. Ditandai dengan telah dibentuknya Gugus Tugas Covid-19 khusus PMI bersama pemerintah pusat menangani kepulangan PMI mandiri. “Saya kira kalau kepulangan PMI deportasi sampai hari ini jumlahnya tidak terlalu besar dibandingkan dengan yang pulang secara mandiri. Kepulangan PMI deportasi dan korban perdagangan orang sudah lebih mudah karena ditangani Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) dan Rumah

Hingga 1 Mei, Ada 576 PMI Terkonfirmasi Positif

Sekretaris Daerah H. T.S Arif Fadillah terus berkoordinasi dengan Pemerintah Pusat terkait dengan pemulangan Pekerja Migran Indonesia (PMI)/WNI yang masuk ke Indonesia melalui Kepulauan Riau. Kedatangan PMI dari Malaysia dikatakan oleh Sekda Arif turut memberikan kontribusi terhadap peningkatan angka Covid-19 di Kepri. “Hari ini akan datang 146 orang dari Pasir Gudang yaitu PMI deportasi yang nanti sore akan kami tinjau kedatangannya di Pelabuhan Sri Bintan Pura,” ucap Sekda Arif saat

Terpikat Pulau Penyengat

* Tahun Anggaran 2022, Gubernur Ansar Revitalisasi Penyengat Gubernur Ansar yakin rencana revitalisasi Pulau Penyengat sebagai center point dari upaya revitalisasi sektor pariwisata di Kota Tanjungpinang dapat digesa di Tahun Anggaran 2022. Terlebih lobi-lobi Gubernur Ansar ke Pemerintah Pusat semakin mendapat titik terang. “Upaya ini mesti dikejar cepat dengan target di tahun 2022 akan kita mulai. Dengan dukungan APBD lebih kurang Rp30 miliar. Namun dengan bantuan Pemerintah Pusat, setelah berkomunikasi

Nota Kesepakatan RPJMD 2021-2026 Ditandatangani

Gubernur H. Ansar Ahmad didampingi Wakil Gubernur Hj Marlin Agustina bersama Pimpinan DPRD Provinsi Kepulauan Riau melakukan penandatangan Nota Kesepakatan Rencana Awal RPJMD Tahun 2021-2026. Acara yang berlangsung di ruang rapat utama kantor DPRD Kepri di  Dompak Senin (10/5) itu juga dihadiri Sekretaris Daerah H. TS. Arif Fadilah, Sejumlah Kepala OPD di lingkungan Provinsi Kepulauan Riau, Dankogabwilhan I Laksamana Madya TNI I Nyoman Gede Ariawan, Kajati Kepri Hari Setiyono, Kapolda

Segera Eksekusi untuk Tumbuhkan Ekonomi Kepri

* Gubernur Ansar Evaluasi Kegiatan Pembangunan Gubernur H. Ansar Ahmad menegaskan agar program yang sudah dirancang OPD segera dieksekusi untuk menstimulus pertumbuhan ekonomi Kepulauan Riau. Saat ini, pertumbuhan ekonomi di Kepulauan Riau terus membaik walaupun masih mengalami kontraksi, dari minus 3,8 tahun lalu sudah menjadi minus 1,19 triwulan pertama tahun ini. “Percepat realisasi belanja daerah di tahun 2021. Usai Idul Fitri, kita langsung start bekerja, OPD masing-masing nanti sampai dengan

Batasi Kegiatan yang Menyebabkan Kerumunan

* Gubernur Ansar Minta ASN Aktif Tekan Sebaran Covid-19 Gubernur H. Ansar Ahmad mengingatkan kepada ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau untuk ikut mendukung Pemerintah dalam upaya penekanan angka penyebaran Covid-19. Di antaranya dengan terus menjaga protokol kesehatan terutama untuk tidak berkerumun menjelang Lebaran Idul Fitri 1442 H. “Kita ketahui bahwa situasi Covid-19 di Kepri masih berfluktuasi, dan kita terus berusaha menekan angka pandemi ini di masa peak season

Pos Indonesia Serahkan Prangko Prima Gubernur Ansar

Gubernur H. Ansar Ahmad menyampaikan bahwa Pos Indonesia merupakan salah satu mitra Pemerintah Daerah untuk memenuhi kesejahteraan masyarakat. Apalagi jangkauan Pos Indonesia bisa sampai ke pulau-pulau di Kepri yang jumlahnya sangat banyak. “Kewajiban Pemda untuk menyejahterakan masyarakat akan sangat terbantu kalau kita bisa bermitra dengan PT. Pos, saya harap bapak-bapak sekalian terus berkomunikasi dengan kepala OPD untuk menggali potensi Kerjasama yang bisa kita lakukan,” kata Gubernur Ansar saat menerima perwakilan

Mendagri Tito Apresiasi Gubernur Ansar

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengapresiasi program-program Gubernur H Ansar Ahmad. Ia melihat Gubernur Ansar sebagai salah satu kepala daerah yang memiliki visi dan roadmap, serta apa yang akan dikerjakannya itu jelas. “Beliau tidak ingin mereka (Pekerja Migran Indonesia) dilepas kemudian pulang ke daerah asalnya dan kemudian meledak di sana kasusnya. Untuk protokolnya sudah bagus, cuma perlu penambahan nakes di tempat karantina. Juga perlu dukungan Pemerintah Pusat terutama masalah pembiayaan.

Penanganan Kepulangan PMI Merupakan Kerja Sosial dan Kemanusiaan

* Mendagri Tito dan Gubernur Ansar Tinjau Pemulangan PMI Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyampaikan bahwa penanganan pemulangan Pekerja Migran Indonesia (PMI) merupakan kerja sosial dan kemanusiaan. Mereka yang pulang ke Tanah Air pun harus melalui jalur legal, dan pihaknya akan berkoordinasi dengan Kemenlu untuk mengeluarkan Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP). “PMI itu saudara kita, mereka pulang ke Indonesia ini juga dikarenakan ada pembatasan dari Malaysia. Karena ini merupakan kerja

Gerakkan Kader, Berdayakan Masyarakat

Ketua Umum TP PKK Ny. Tri Tito Karnavian mendorong agar TP PKK Provinsi Kepri terus bersinergi dengan OPD-OPD Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau sebagai upaya untuk menjalankan 10 program pokok PKK. Kerjasama dengan OPD akan memudahkan baik Pemerintah Provinsi maupun PKK untuk menjangkau masyarakat. “PKK harus terus menggencarkan kerjasama dengan OPD. Sebagai mitra dari pemerintah sudah sewajarnya ada sinkronisasi program kerja PKK dengan kegiatan pemerintah,” ucap Nyonya Tri Tito Karnavian saat