Arif Berharap Pilkada Sukses dan Lancar

Arif Berharap Pilkada Sukses dan Lancar
Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau, H.TS. Arif Fadillah menghadiri Apel Gelar Pasukan dalam rangka Pengamanan Pilkada Serentak tahun 2020 di Lapangan Dewa Ruci, Kota Tanjungpinang, Rabu (17/09).
Turut hadir pada kesempatan ini Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Riau Jumaga Nadeak, Perwakilan FKPD Provinsi Kepulauan Riau, Perwakilan KPU Provinsi Kepulauan Riau, Perwakilan Bawaslu Provinsi Kepulauan Riau dan Kepala Disduk Capil dan PMD Provinsi Kepulauan Riau Sardison.
Seusai mengikuti kegiatan  ini Arif menyampaikan bahwa Apel Gelar Pasukan sangat penting untuk mengetahui kesiapan operasional dengan pengawas pemilu dan penyelenggara pemilu di setiap wilayah khususnya Pemilu kepala daerah. Dengan kesiap setiap personil baik TNI/ Polri, Pemerintah Daerah, Bawaslu, KPU serta segenap unsur yang terlibat maka kambtibmas dapat ditegakan sehingga situasi kondusif tercipta dengan tetap berpedoman pada protokol kesehatan pada masa pandemi ini.
“Semoga dengan kegiatan ini akan semakin memantapkan persiapan pilkada pada Desember nanti sehingga dapat berjalan lancar sesuai dengan apa yang diharapkan,” jelasnya.
Sebelumnya Danrem 033/WP Brigjen TNI Harnoto yang bertindak  selaku pimpinan apel, Dalam amanatnya mengatakan apel gelar pasukan kesiapan pengamanan Pilkada Tahun 2020 ini bertujuan untuk mengecek kesiapan personel, sarana dan prasarana untuk menjamin keamanan masyarakat guna menciptakan Pemilu damai dan mewujudkan situasi yang aman dan kondusif di wilayah Kepulauan Riau.
“Sebentar lagi Pilkada akan diselenggarakan. Sarana dan prasarana dalam pengamanan harus disipakan dengan baik dalam mengawal pelaksanaan pesta demokrasi ini dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan,” ujarnya.
Lebih lanjut Danrem/033 WP menekankan pentingnya netralitas TNI/Polri dalam melaksanakan tugas pengamanan secara profesional pada penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah Tahun 2020 serta meningkatkan sinergitas untuk mengantisipasi terjadinya konflik di lapangan.
“Seluruh prajurit TNI khususnya TNI AD dan PNS TNI tidak boleh terlibat Politik Praktis. Kita sebagai Prajurit tetap konsisten menjaga netralitas yang mana netralitas TNI merupakan amanah dalam pelaksanaan reformasi intern TNI,” jelasnya.
“Sebagai prajurit, masing-masing harus mempedomani tugas yang telah dibebankan. Laksanakan dengan dengan sebaik-baiknya dan selalu jaga nama baik TNI dan Polri,” tambahnya.
Sharing berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.