Belajar Agama adalah Pendidikan Terbaik

Belajar Agama adalah Pendidikan Terbaik

Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau H.TS. Arif Fadillah mengatakan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau mendukung setiap kegiatan keagamaan yang bertujuan untuk menciptakan generasi terbaik untuk masa mendatang.

“Kami menyambut baik kegiatan ini, karena hal demikian memberikan  makna tersendiri bagi kita dalam membentuk generasi muda yang memiliki  akhlak dan mental qur’an yang ditanamkan sejak dini,” ujar Arif saat memberikan sambutan pada acara Khotmil Quran Kubro dan Wisuda Tahfiz Al Quran Sempena Hari Santri Nasional dan Milad Ponpes Tahfidz Baitul Quran di Gedung Nasional, Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, Selasa (22/10).

Turut hadir pada kesempatan ini Kepala Biro Pembangunan Setda Provinsi Kepri Aries Fhariandi, Kepala Biro Kesra Setda Provinsi Kepri Aiyub, Staf Ahli Gubernur Eko Sumbaryadi, Perwakilan FKPD Kabupaten Lingga, Asisten Administrasi Umum Setda Kabupaten Lingga Siswandi, Kepala Kemenag Kabupaten Lingga H. Muhammad Nasir,Perwakilan OPD Kabupaten Lingga serta seluruh orangtua santri dan santriwati.

Seperti  yang telah dimaklumi bersama kata Arif,  bahwasanya bagi umat Islam Al – Qur’an bukan saja kitab suci yang harus dibaca semata melainkan pedoman dalam segala ucapan, tindakan serta bersikap dalam mengatasi segala persoalan kehidupan.

“Membaca Al–Qur’an adalah ibadah, memahami maknanya adalah perintah dan mengamalkan isi kandungannya adalah kewajiban. Oleh  sebab itu sebagai umat Islam kita harus terus mampu membaca Al–Qur’an dengan baik, memahaminya dan mengamalkannya. Karena Al–Qur’an adalah petunjuk bagi manusia  untuk menjadi seseorang agar  memiliki akhlak mulia,” katanya.

Dewasa ini, lanjut Arif banyak dijumpai instansi pendidikan yang banyak menawarkan berbagai program-program pendidikan yang baik, tapi sebaik-baiknya program pendidikan adalah program pendidikan yang bermuara pada ajaran agama khususnya agama Islam.

“Pendidikan terbaik adalah pendidikan agama karena dengan ajaran agama maka anak-anak kita khususnya generasi muda akan mempunyai bekal yang cukup dalam mengarungi kehidupan yang penuh dengan cobaan ini,” jelasnya.

Arif berharap Lembaga pendidikan seperti Pondok Pesantren Tahfizh Baitul Qur’an ini sebagai pusat pembinaan pendidikan akhlak bagi generasi muda, akan terus mewujudkan umat Islam yang dapat memelihara kepribadiannya di tengah kehidupan yang majemuk sehingga semakin banyak pula generasi muda kita yang mau dan mampu menyebarkan syiar Islam dimuka bumi ini khususnya di Provinsi Kepulauan Riau.

“Kami tentunya terus berharap peran dari setiap pondok pesantren untuk terus membantu Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dalam mewujudkan masyarakat Kepulauan Riau yang cerdas dan berakhlak mulia,” harapnya.

“Teruslah belajar dengan sungguh-sungguh untuk para santri. Dapatkanlah ilmu dan manfaatkan dengan baik agar menjadi generasi penerus bangsa yang tidak hanya memiliki kecerdasan intelektual namun juga memiliki kecerdasan spritual,” tutup Arif.

Sementara itu Pimpinan Pondok Pesantren Tahfidz Baitul Qur’an Ustadz H. Muhammad Nizar dalam laporannya mengatakan santri dan santriwati yang akan diwisuda pada kesempatan ini berjumlah 253 santri dengan hafalan masing-masing 1 juz, 5 juz, 10 juz, 15 juz, 25 juz dan 10 orang yang hafalannya 30 juz.

“Anak-anak hafidz kita ini adalah aset terbaik daerah yang patut kita jaga serta kita pelihara. Oleh karena itu kita berharap kegiatan seperti ini terus  dilestarikan agar membawa berkah bagi daerah kita,” ucapnya. (Hzh)

Sharing berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.