Bentuk Karakter Generasi Bangsa Melalui Silat

Bentuk Karakter Generasi Bangsa Melalui Silat

Wakil Gubernur Kepulauan Riau H. Isdianto mengatakan bahwa pencak silat merupakan  wahana untuk membentuk karakter generasi muda. Terutama dalam hal membentuk mental yang kuat dan spiritual yang mantap.

Hal ini dikatakan Isdianto saat membuka iven Ciungwanara Cup I tahun 2018, dalam rangka memperingati terbentuknya perguruan pencaksilat ini yang ke-42, Rabu (14/11) malam di Tanjung Unggat, Kota Tanjungpinang.

“Pencak silat merupakan wadah untuk membentuk karakter para generasi untuk menjadi lebih baik. Anak-anak kita inilah nanti yang akan menjadi generasi penerus bangsa ini. Kita harus terus melatih mental dan spiritualnya,” kata Isdianto dalam sambutannya.

Dalam iven Ciungwanara Cup I tahun 2018 ini, Isdianto juga berharap agar antar perguruan silat tidak hanya sekedar mengejar prestasi, namun juga jarus mengedepankan silaturahmi.

“Jangan hanya fokus pada prestasi. Tapi silaturahmi yang paling penting dalam hal ini,” pesan Isdianto.

Wakil Gubernur dalam kesempatan ini didampingi istrinya Hj. Rosmeri dan Kepala Biro Pemberdayaan Perempuan Kepri Misni. Hadir juga guru besar Perguruan Pencaksilat Ciungwanara M. Jasri, Pembina  perguruan Rusli dan Pembina II Raja Faisal.

Perguruan Pencaksilat Ciungwanara sendiri sudah berdiri aejak emtahun 1976, atau 42 tahum silam.

Sebagaimana dikatakan ketua paitia, Raja Faisal bahwa pencak silat merupakan warisan budaya nasional dan sekarang sudah merambah ke eropa. Oleh sebab itu, Raja Faisal mengajak seluruh masyarakat untuk ikut melestarikannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.