Berakhlak dan Berbudaya, Generasi Muda Kepri Harus Bebas Narkoba

Berakhlak dan Berbudaya, Generasi Muda Kepri Harus Bebas Narkoba

Plt Gubernur H Isdianto menghadiri sekaligus menjadi pembicara dalam dialog interaktif bersama Yayasan BP3KR yang dilangsungkan di Studio kantor Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Provinsi Kepri, Tanjungpinang, Kamis (15/8).

Adapun tema yang diusung pada dialog hari ini adalah “Dengan Semangat Proklamasi dan Semangat Kepahlawan Tanah Melayu, Kita Bangun Kepri yang Berbudaya dan Berkahlak Mulia” disiarkan langsung oleh Pro I RRI Tanjungpinang.

Berbicara budaya, Isdianto mengatakan bahwa budaya merupakan bagian yang tak terpisahkan dari diri manusia sebagai landasan dalam bertingkah laku, yang menjadi serangkaian aturan dan norma yang berlaku didalam kehidupan.

Kepri yang terdiri dari berbagai suku budaya yang mengakui dan menghormati keberagaman, tetap wajib menjunjung tinggi budaya Melayu dan sempena hari kemerdekaan tahun ini, Isdianto mengajak seluruh masyarakat Kepri untuk merefleksi kembali perjuangan 3 tokoh Pahlawan Nasional dari Kepri yakni Raja Ali Haji, Raja Haji Fisabilillah dan Sultan Mahmud Riayat Syah.

“Sebagai masyarakat Kepri kita wajib memahami, mengintrepetasi dan mempedomani semangat kepahlawanan ketiga tokoh Nasional Kepri baik dalam tingkah laku juga kehidupan sehari-hari,” ajak Isdianto.

Isdianto melanjutkan bahwa ciri khas budaya Kepri yang begitu besar sangat cocok dipadukan dengan bidang pariwisata dalam rangka mengenalkan daerah di mata dunia sehingga semakin banyak wisatawan yang terus berdatangan ke daerah tentunya berdampak positif bagi peningkatan perekonomian.

“Misalkan Penyengat, kedepan kita akan buat formulasi bekerjasama dengan agen travel agar jika wisatawan berkunjung ke Lagoi agar di arahkan ketempat budaya daerah (Penyengat), ini menjadi bagian promosi untuk terus mencapai tujuan pembangunan yakni membuat Kepri semakin sejahtera,” lanjut Isdianto.

Terkait pemasalahan Narkoba, Pemerintah Daerah dikatakan Isdianto akan terus konsen dan serius dalam memberantas permasalahan narkoba. Ditambah lagi dengan telah terbitnya Permendagri Nomor 12 tahun 2019 tentang Fasilitas Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika.

“Tahun 2020 mendatang kita akan lebih konsen juga bekerjasama dengan pihak BNN, disetiap pertriwulan akan turun ke daerah juga sampai ke tingkat Desa serta Kades akan diberikan juga kewenangan terlebih peran Kades lebih dekat dengan masyarakat, kita optimis kedepan diharapkan Kepri zero narkoba,” lanjutnya.

Terakhir, tentu untuk mewujudkan setiap gagasan dan program tersebut dikatakan Isdianto perlu dukungan semua pihak, semua elemen masyarakat diharapkan untuk bersatu padu menyatukan persepsi, tujuan dan kekuatan sesuai kapasitas masing-masing.

“Tentu tujuan pembangunan yang kita gaungkan tadi akan terwujud jika bersama, kami mengajak semua elemen untuk terus mempertahankan dan meningkatkan kebersamaan yang telah terjalin saat ini sebagai modal kesuksesan pembangunan,” tutup Isdianto.

Sementara itu, Ketua Yayasan BP3KR Huzrin Hood yang membuka dialog mengatakan bahwa tujuan dari pelaksanaan dialog ini adalah untuk kembali mengobarkan semangat hari Kemerdekaan RI serta dengan telah adanya 3 pahlawan Nasional dari Kepri menjadi semakin menguatkan.

“Kita berharap budaya yang kita junjung di Kepri kembali kita tegakan dan terbentuk akhlak mulia terlebih bagi generasi muda,” kata Huzrin.

Lebih lanjut kata Huzrin, untuk generasi muda sendiri permasalahan yang saat ini semakin meluap adalah tentang narkoba, dan bersamaan dengan itu telah turun Permendagri dan diharapkan agar Gubernur selaku pimpinan didaerah mengambil kebijakan.

“Berbagai tantangan yang dihadapi kedepan semakin kompleks salah satunya narkoba, kami berharap ada tindaklanjut dari Permendagri nomor 12 tahun 2019 dari Pemerintah Daerah, apalagi September mendatang hari jadi Kepri, kami harap bisa diluncurkan pada bulan september tersebut,” lanjutnya. (Ald)

Sharing berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *