Beri Kebanggaan untuk Orang Tua dan Negara

Beri Kebanggaan untuk Orang Tua dan Negara
* Gubernur Resmikan Gedung Baru STTI
Gubernur H Nurdin Basirun mengapresiasi banyaknya perguruan tinggi di Kepri yang membentuk generasi muda terutama dalam bidang teknologi. Apalagi perkembangan teknologi melaju dengan cepat. Selain bisa memanfaatkan kemajuan teknologi, juga dapat mengedukasi masyarakat agar menggunakan teknlologi dengan arif dan bijaksana.
“Kepri harus terus melahirkan SDM yang berkualitas, termasuk dalam penguasaan teknologi,” ujar Nurdin saat peresmian penggunaan gedung baru Sekolah Tinggi Teknologi Indonesia (STTI) Tanjungpinang di Jl. Pompa Air, Km. 2, Tanjungpinang, Sabtu (14/7).
Dilanjutkan Nurdin bahwa Kepri sebagai miniatur NKRI dengan sumber daya yang melimpah dituntut untuk berdaya saing dengan negara lain. Amanah yang diemban generasi muda nanti harus disiapkan dengan matang untuk menghadapi masa depan.
“Manfaatkan kesempatan untuk bersungguh-sungguh belajar. Berikan kebanggaan baik diri sendiri, orang tua, bangsa dan negara,” lanjut Nurdin.
Kedatangan tokoh nasional Prof. Mahfud MD dikatakan Nurdin harus disikapi dengan baik untuk menyerap dan pahami orasi yang diberikan sebagai ilmu dan bekal yang berharga dalam menjalankan pendidikan selama perkuliahan. Apalagi di tengah aktifitas Kenegaraan yang padat Prof Mahfud menyempatkan waktu datang.
“Maka manfaatkan kedatangan beliau, serap ilmu yang diberikan,” tambah Nurdin lagi.
Pada kesempatan tersebut juga dilakukan orasi ilmiah yang disampaikan langsung oleh Prof. Dr. Mahfud MD dalam rangka penerimaan mahasiswa baru.
Sebanyak 150 orang mahasiswa pada tahun ajaran baru 2018/2019 yang akan mengisi 3 program studi yakni: Teknik Informatika, Sistem Informasi serta Sistem Informasi konsentrasi Komputer Akuntansi.
Dalam sambutannya Ketua Kampus STTI Tanjungpinang, Louis Frederick mengucapkan terimakasih atas kunjungan Prof. Mahfud MD yang sudah ketiga kali nya. Dengan resmi nya gedung baru ini diharapkan Federick semua mahasiswa dapat lebih semangat lagi dalam proses belajar.
“Selama kampus ini berdiri sejak tahun 2007 sudah mengalami banyak perkembangan, diawal kami mengontrak gedung dan akhirnya memiliki gedung sendiri,” ujar Federick.
Federick melanjutkan bahwa STTI secara umum memiliki misi untuk ikut berkontribusi dalam pembangunan SDM di Kepri.
“Untuk ikut mendidik putra dan putri daerah dalam menyiapkan mereka melaju di masa depan dengan baik,” lanjut Federick.
Sementara itu Mahfud MD dalam orasinya membahas tentang peluang yang besar bagi para generasi muda saat ini dalam melanjutkan pendidikan jenjang sarjana yang mana pada zaman menuju kemerdekaan tidak banyak para sarjana yang ikut mencetuskan kemerdekaan. Ditengah sulitnya peningkatkan pendidikan zaman dulu. Kemajuan SDM saat itu menjadi penghalang para penjajah.
“Saat ini kesempatan itu terbuka, pendidikan kita dapat dengan mudah, jadikan sebagai bentuk motivasi dalam belajar mengemban ilmu membangun bangsa dan negara,” ujar Mahfud.
Memotivasi para mahasiswa baru, Mahfud mengatakan bahwa tidak akan pernah sukses seseorang jika ia takut menghadapi tantangan.
“Terus belajar tanpa kenal lelah, itu juga termasuk tantangan yang harus dilawan dalam menggapai kesuksesan yang akan dirasakan dan jangan sampai menyesal dikemudian hari,” lanjut Mahfud.
Membahas teknologi, Mahfud menambahkan bahwa manfaatkan kesempatan dalam belajar dibidang ini karna jika sampai ketinggalan teknologi informasi maka kita akan ketinggalan prestasi. (Ald)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.