Fokus pada Program Kesejahteraan dan Kesehatan

Fokus pada Program Kesejahteraan dan Kesehatan

Penasehat Tim Penggerak PKK Provinsi Kepri Ibu Hj Noor Lizah Nurdin Basirun mengatakan, program-program peningkatan kesejahteraan keluarga harus terus dimaksimalkan seluruh kader. Peningkatan kesehatan juga harus diutamakan, terutama di kalangan kaum perempuan.

“Sesuai pesan Ibu Negara, kita semua semakin fokus pada semua program-program pokok yang telah digariskan dalam organisasi PKK,” kata Noor Lizah usai menghadiri rapat koordinasi Tim Penggerak PKK se-Indonesia Tahun 2018 di Hotel Sultan, Jakarta, Selasa (10/4).

Rapat ini dibuka langsung oleh Ibu Negara Hj Iriana Jokowi. Istri Wapres Hj Mufidah Kalla dan Ketua Umum TP PKK Erni Tjahjo Kumolo yang juga Ketua Umum Oase Kabinet Kerja. Dari Kepri hadir juga Ketua TP PKK Provinsi Kepri Riawina Azman Taufik serta Ketua TP PKK Kabupaten/Kota se-Kepri.

Menurut Noor Lizah TP PKK Kepri saat ini semakin fokus pada program kesejahteraan, ekonomi keluarga dan memanfaatkan keahlian masyarakat. Pola asuh remaja juga mendapat perhatian serius dari PKK Kepri.

Untuk kesehatan, TP PKK Kepri memang fokus permasalahan kanker servix. Beberapa kali dilaksanakan penyuluhan dan pencegahan dini kanker leher rahim tersebut.

Selain itu, PKK Kepri juga menggiatkan program lingkungan, dengan semangat pemanfaatan halaman indah asri. Soal pengelolaan lahan ini, PKK Kepri sudah dimulai sejak pelantikan. Mereka dilantik ole Gubernur H Nurdin Basirun di kawasan pertanian Wacopek Kabupaten Bintan.

Saat membuka rapat ini, Ibu Negara Hj Iriana membacakan sambutan bertema ‘Sinergitas Program PKK Mewujudkan Keutuhan dan Kerukunan Keluarga Sebagai Perekat Bangsa”. Iriana berpesan bahwa di PKK tidak boleh berpolitik. Semuanya murni di kegiatan PKK.

“Walaupun suaminya berpolitik, ibu-ibu PKK tidak boleh berpolitik,” pesan Iriana.

Iriana berharap rakor TP PKK menjadi wadah bertukar informasi. Hal yang sama juga disampaikan Noor Liza. Pada rapat ini, Noor Lizah berpesan agar dimanfaatkan untuk saling tukar informasi dengan kader PKK dari daerah lain. Sehingga jika ada hal-hal positif yang bisa memberdayakan masyarakat bisa diadaptasi di Kepri.(Rga)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.