Gubernur Ansar Khatib Jumat di Masjid Raudhatul Jannah Tanjung Uma Batam

Gubernur Ansar Khatib Jumat di Masjid Raudhatul Jannah Tanjung Uma Batam

 

*Ajak Jamaah Doakan Kepri Agar Semakin Baik

Gubernur Kepri H Ansar Ahmad mengajak kaum muslimin dan muslimat untuk terus mendoakan Kepulauan Riau makin baik lagi. Karena kebaikan doa yang selalu kita panjatkan, akan diijabah oleh Allah SWT.

“Dengan iringan doa, semoga keberkahan selalu tercurah untuk Provinsi Kepri tercinta,” kata Gubernur Ansar Ahmad di Masjid Raudatul Janah Tanjung Uma Kota Batam Jum’at (31/12).

Kehadiran Gubernur Kepri ke Masjid Raudatul Janah Tanjung Uma sendiri, untuk menyerahkan bantuan bagi pembangunan masjid tersebut sebesar Rp200 juta rupiah.

 

Selain Masjid Raudatul Janah, juga diserahkan bantuan  untuk pembangunan Mushola Al Ikhlas  juga masih di Tanjung Uma sebesar Rp 100 juta rupiah.

“Semoga bantuan yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi Kepri ini, bermanfaat bagi penyelesaian pembangunan baik  masjid ataupun mushola,” ucap Gubernur Ansar Ahmad.

Gubernur Ansar, tak lupa terus mengajak kaum muslimin untuk selalu bersyukur atas limpahan nikmat karunia yang selalu dicurah limpahkan Allah SWT kepada kita semua.

Sehingga meski hampir kurang lebih 20 bulan pandemi Covid-19 menghantam tatanan kehidupan, Kepri masih bisa terus bangkit dan membangun.

Bahkan saat ini di Kepri sendiri, kasus pandemi Covid-19 sudah bisa kita tekan penyebarannya. Kondisi ini harus terus kita pertahankan, ajaknya.

Karena dengan kondisi yang terus membaik, diharapkan akan berdampak pada terus meningkatnya APBD Pemerintah Provinsi Kepri.

Manakala anggaran daerah kita terus membaik, maka akan makin banyak program program pembangunan di Kepulauan Riau bisa terus kita lakukan.

“Yang terpenting, selaku umat beragama, lantunan doa  harus selalu kita panjatkan. Agar Kepri makin baik dalam segala bidang pembangunan,”tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.