Gubernur Ingatkan Masyarakat Jangan Mau Diadudomba

Gubernur Ingatkan Masyarakat Jangan Mau Diadudomba

* Safari Subuh di Masjid Ashaburrizal

Gubernur Kepulauan Riau H. Nurdin Basirun mengingatkan masyarakat Kepulauan Riau, terutama umat muslim untuk senantiasa menjaga persatuan dan kesatuan. Tetap kompak dalam kondisi apapun serta tidak mau di adudomba untuk di pecah belah.

Hal ini dikatakan Nurdin usai shalat subuh dalam kegiatan safari subuhnya di masjid Ashaburrizal, jalan Soenaryo, Tanjungpinang (4/1/2019).

Menurut Nurdin, jumlah penduduk muslim di dunia telah meningkat pesat. Namun sayangnya dibeberapa belahan dunia, telah terjadi perang saudara sesama muslim.

“Di bumi arab saat ini sedang berkecamuk perang saudara. Mudah-mudahan kita di Indonesia tetap bisa menjaga ukhuwah kita. Jangan mau diadudomba,” kata Nurdin.

Pentingnya menjaga persatuan adalah untuk mempermudah proses pembangunan. Karena dengan kondisi masyarakat yang selalu kompak dan guyup, maka atmosfer pembangunannya pun bisa lebih sejuk dan lebih mudah diarahkan.

Ditambah lagi, mengingat sebentar lagi, tepatnya tanggal 17 April 2019 akan dilaksanakan Pemilu bersama. Nurdin kembali mengingatkan agar atmosfer perbedaan pilihan tidak akan mempengaruhi kehidupan sehari-hari dalam bermasyarakat.

“Jadikan perbedaan sebagai rahmat. Dan memilih dibilik suara nanti adalah kewajiban. Mari kita tidak mempersoalkan perbedaan pilihan kita masing-masing,” ujar Nurdin.

Hadir pada kesempatan ini Sekretaris Daerah Pemprov Kepri H.T S Arif Fadillah, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Syamsul Bahrum, Kadis Prikanan dan Kelautan Edi Sofian, Kadis ESDM Amjon, Kadis Infokom Zulhendri, Kepala Bakesbangpol Lamidi, Kadis Kesehatan Tjetjep Yudana, Kabiro Pembangunan Aries Fhariandi, Kabiro Kesra Tarmidi, Kabiro Humas Protokol dan Penghubung Nilwan serta beberapa tokoh masyarakat. (jet)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.