Hindari Isu yang Memecah Belah

Gubernur H Nurdin Basirun mengajak mahasiswa untuk bersama-sama menghindari menebar isu-isu yang dapat memecah belah bangsa. Semua harus bersatu agar Indonesia semakin kokoh.

“Indonesia sampai saat ini mampu mewujudkan demokrasi yang selalu berjalan dengan jujur dan adil. Ditambah dengan penguatan 4 pilar kebangsaan yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika, maka negeri ini semakin kuat,” kata Nurdin saat Konferensi Mahasiswa se-Kepri di Auditorium UNRIKA, Batuaji Kota Batam, Selasa (23/10) malam.

Konferensi ini, juga dihadiri Danrem 033/WP Brigjen TNI Gabriel Lema, Dir Intelkam Polda Kepri Kombes Pol Bagus Giri Basuki, Wakil Rektor III UNRIKA  Warno Edi, Direktur Perencanaan Teknik BP Batam Tjahjo Prionggo dan para mahasiswa.

Konferensi yang bermula sejak 23 Oktober ini mengusung tema “Peran Mahasiswa Dalam Mengawal Demokrasi dan Pengembangan Ekonomi Kepri”. Konferensi ini bertujuan menjadi ruang dialog untuk pemetaan ide-ide kalangan muda terutama mahasiswa tentang bagaimana menyikapi problematika sosial yang berkembang saat ini terutama di Provinsi Kepri dan Indonesia umumnya. Problematika tersebut akan dianalisa dan dicari akar permasalahan sehingga bisa diuraikan untuk penyelesaiannya serta akan disampaikan ke publik

Menurut Nurdin, kegiatan yang diselenggarakan oleh mahasiswa, Insha Allah dia akan selalu hadir. Hal ini juga demi mendukung kemajuan bersama mahasiswa.

Para mahasiswa ini merupakan aset yang akan meneruskan perjuangan dan kemajuan Provinsi Kepri ini nantinya. Apalagi pada 2030 nanti Indonesia akan mendapat bonus demografi terbesar dan membuat generasi milenial akan bersaing dengan ketat.

“Selalu bersyukur dan tetap menimba ilmu dengan penuh kesantunan agar nantinya ilmu yang didapat selama pendidikan bisa bermanfaat ditengah-tengah masyarakat,” kata Nurdin.

Menurut Nurdin, setiap tantangan yang dihadapi hendak selesaikan dengan bersilaturahmi dan komunikasi yang baik sehingga tercapai kesepakatan dalam penyelesaiannya. Indonesia merupakan negara yang besar dan kuat, ini merupakan anugerah dari Tuhan Yang Maha Kuasa maka dari itu selalu dijaga kerukunan dan toleransi antar umat beragama

Pada kesempatan itu, Nurdin berharap kepada adik-adik mahasiswa ketika tamat nanti tidak terfokus untuk menjadi PNS atau honor di kantor pemerintahan. Tetapi mereka disarankan menjadi Enterpreneur yang membuka peluang lapangan pekerjaan bagi lainnya.

Nurdin mengajak majasiswa untuk bersama-sama untuk terus menggali potensi daerah. Potensi daerah pun bukan hanya mengandalkan Sumber Daya Alam saja tetapi potensi Pariwisata terus kita perbaiki agar terkenal bagi wisatawan domestik dan mancanegara.

Wakil Rektor III Unrika Warno Edi mengatakan, kegiatan seperti ini akan terus berlanjut demi pemahaman positif bagi mahasiswa. Supaya ketika nanti berada di masyarakat bisa memberikan solusi yang baik.

“Peran dari mahasiswa sangat diperlukan dalam mengawal demokrasi  sehingga nanti berjalan dengan jujur, adil dan tidak menimbulkan perpecahan di masyarakat,” kata Warno.(ade)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.