Isdianto Ingin Ada Peningkatan Kemajuan

Isdianto Ingin Ada Peningkatan Kemajuan

Plt Gubernur Kepri H Isdianto mengatakan dirinya ingin setiap saat ada peningkatan-peningkatan kemajuan untuk daerah ini. Apalagi, Kepri tidak kalah dari provinsi lainnya di Indonesia. Untuk itu, semua komponen harus bersinergi demi peningkatan Kemajuan Kepri.

“Kami pasti berbuat yang terbaik untuk masyarakat. Apapun yang kita lakukan pasti dilihat orang. Kita pasti ingin yang terbaik. Kita akan terus melakukan yang terbaik untuk Kepri,” kata Isdianto usai menghadiri Dakwah Subuh di Masjid Al Hikmah, Tanjungpinang, Jumat (24/8).

Hal yang sama juga disampaikan Isdianto saat menerima audiensi sejumlah komponen masyarakat tengah pekan ini. Di antara yang bersilaturahmi dengan Isdianto di Batam tengah pekan ini Bamus Betawi, Perpat Kota Batam, Gerakan Poros Maritim Indonesia dan Lembaga Aliansi Indonesia – Badan Penelitian Aset Negara Batam.

Selain soal sinergi membangun Kepri, Isdianto juga menekankan pentingnya untuk terus menjaga kebersamaan. Kebersamaan yang terjaga, membantu pemerintah dalam mewujudkan pencapaian-pencapaian pembangunan.

“Kita mau bersama sama. Karena dengan bersama apapun bisa kita lakukan untuk kepentingan masyarakat,” kata Isdianto.

Menurut Isdianto, ketidakbersamaan membuat masyarakat mudah disulut perpecahan. Kalau sudah berkecai, tidak ada lagi kekuatan untuk fokus membangun.

“Kalau kita yang banyak ini diikat dengan persatuan, bisa melakukan banyak hal yang sesuai dengan keinginan masyarakat,” kata adik kandung almarhum H Muhammad Sani ini.

Dalam menerima silaturahmi berbagai komponen masyarakat itu, Isdianto menyampaikan pihaknya terus menampung berbagai masukan. Hal-hal tersebut kemudian disesuaikan dengan aturan yang ada.

Soal aturan-aturan, Isdianto menggambarkan tentang proses pendidikan belum lama ini. Sistem Zonasi memang memberi dampak pada banyak hal. Karena itu pihaknya merencanakan pembangunan sekolah baru melihat zonasi tersebut, terutama kepadatan penduduk usia sekolah.

Tapi, Isdianto pun berharap semua pihak memikirkan pendidikan yang dibuka lembaga-lembaga swasta. Karena sekolah-sekolah swasta juga memerlukan pelajar dan sangat membantu pemerintah dalah meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

“Masalah pendidikan dengan aturan yang berubah kadang membuat beberapa komponen pusing. Tapi kita juga harus memikirkan swasta. Jangan sampai swasta mati,” kata Isdianto. (Tra)

Sharing berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *