Isdianto Yakin Menhub Prioritaskan Kepri

Isdianto Yakin Menhub Prioritaskan Kepri

* Soal Labuh Jangkar, Sepekan Lagi Diberi Kabar

Plt Gubernur H Isdianto yakin sejumlah permintaan yang diajukan Kepri kepada Kementerian Perhubungan bakal dipenuhi. Pemenuhan itu akan membuat sektor perhubungan Kepri semakin membaik dan pendapatan asli daerah semakin meningkat.

“Selama ini sudah banyak pembangunan yang kami rasakan dari Kementerian Perhubungan. Tapi Kepri ini luas lautnya hingga 96 persen dan daratan hanya empat persen. Kami terus menggali potensi PAD untuk kelangsungan pembangunan dan berharap dukungan pembangunan untuk Kepri semakin banyak,” kata Isdianto dalam pertemuan dengan Menteri Perhubungan Kabinet Indonesia Maju, Budi Karya Sumadi, di Euang Rapat Kemenhub Lantai 9, Jakarta, Kamis (7/11) petang.

Pertemuan ini dalam rangka upaya dan percepatan Pembangunan Sektor Perhubungan di daerah serta Harmonisasi Penyelenggaraan Urusan

Pemerintahan Bidang Perhubungan. Isdianto langsung membawa seluruh utusan kabupaten kota di Kepri.

Tampak hadir Bupati Lingga Alias Wello, Wakil Bupati Karimun Anwar Hasyim, dan Wakil Bupati Anambas Wan Zuhendra dan Ketua Komisi III DPRD Kepri Widiastadi Nugroho. Hadir juga Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kota se-Kepri. Dari Pemprov tampak hadir Kepala Barenlitbang Naharuddin, Asisten Pemerintahan Raja Ariza, Kadis Perhubungan Jamhur Ismail, Karo Pembangunan Aries Fhariandi, Karo Hukum Heri Mukhrizal, Karo Ekonomi Heri Andrianto, dan Plt Karo Humas Protokol dan Penghubung Zulkifli.

Menteri Budi menyambut baik kedatangan Isdianto dan utusan kabupaten kota se Kepri. Menurut Budi Kepri tetap menjadi prioritas pembangunan perhubungan.

“Kita berusaha untuk memberikan yang maksimal. Tapi karena keterbatasan, maka kita akan melihat apa-apa yang prioritas dilakukan,” kata Budi.

Setelah Kepri menyampaikan harapan-harapan untuk pembangunan perhubungan, Menteri Budi mempersilakan para direktur terkait, baik udara laut maupun darat untuk memberikan tanggapan. Beberapa di antaranya menjadi catatan penting untuk tindaklanjuti.

“Beberapa hal menjadi catatan. Silakan diteruskan untuk dibicarakan, diskusi secara teknis. Terima kasih semoga apa yang kita lakukan ini bermanfaat,” kata Budi menutup pertemuan utama.

Diskusi dilanjutkan tim Kepri dengan direktur terkait. Termasuk pembicaraan satu persatu pemgembangan yang akan dilakukan.

Sebelumnya, Isdianto menyampaikan harapan-harapan untuk peningkatan pembangunan sektor perhubungan dan peningkatan PAD dari sektor ini. Di antaranya Pemprov Kepri berharap dukungan untuk melaksanakan kewenangan dalam mengelola wilayah laut sampai 12 mil sesuai UU sebagai potensi pembiayaan daerah.

Soal labuh jangkar, Isdianto memang berharap restu dari Kemenhub. Karena pendapatan dari labuh jangkar ini sangat Sehingga PAD Kepri akan bertambah.

Dari perbincangan satu persatu kegiatan, pihak Kemenhub mengatakan untuk labuh jangkar, sepekan lagi akan diberi kabar. Tentu Isdianto berharap kabar terbaik untuk peningkatan PAD Kepri.

“Paling tidak win win solution untuk kemajuan Kepri dan negeri ini,” kata Isdianto.

Isdianto juga berharap mendapat penyelenggaraan keselamatan pelayaran  pulau berpenghuni. Juga mendukung penyaluran dana alokasi khusus, penambaham rute penerbangan perintis ke Tambelan, Bintan. Juga dukungan penerbangan seaplane dan bersama-sama menangkap peluang kapal pesiar. Termasuk panduan di Selat Malaka dan Singapura yang melibatkan BUP, BUMD atau PT Pelabuhan Kepri.

Sementara, Bupati Alias Wello  juga menyampaikan perkembangan pembangunan Lingga. Untuk kelancaran dan kesuksesan pembangunan itu, dukungan Kemenhub sangat diharapkan. Seperti perpanjangan runway Bandara Dabo,  pembangunan pelabuhan bongkar muat, pembangunan pelabuhan dermaga penyebrangan, pengerukan alur laut dan dukungan DAK transportasi laut.

Wabup Anwar Hasyim juga menyampaikan pembangunan pelabuhan bongkar muat di Malarko, Pongkar. Karimun juga berharap perpanjangan runway bandara SeiBati. Juga pelabuhan penyebrangan dari Kundur ke Pelalawan Riau. Termasuk pembangunan gedung uji kendaraan bermotor. Bus sekolah dan angkutan pedesaan juga disampaikan Anwar.

Dalam kesempatan itu, Wabub Anambas berharap pengembangan bandara Letung. Juga pembangunan fasilitas kapal pesiar untuk menopang program pariwisata di Anambas.

Di Siantan Selatan, juga diharapkan dibangun pelabuhan bongkar muat untuk pengembangan dari lokasi saat ini. Demkian juga dengan dermaga dan kapal penyebrangan untuk lintas pulau.

“Kita juga berharap angkutan bus anak sekolah. Termasuk dukungan teknis transportasi laut untuk menunjang pendidikan antar pulau. Karena memang masih menggunakan angkutan laut untuk akses pendidikan,” kata Wan Zuhendra.

Isdianto pun menyerahkan berkas tentang program pembangunan sektor perhubungan seluruh Kepri, baik provinsi maupun kabupaten kota ke Menhub. Dia memang menginginkan harapan Kepri kepada Kementerian terealisasi secepatnya.

Sharing berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *