Jadilah Pahlawan dengan Berbagi Masker

Jadilah Pahlawan dengan Berbagi Masker

Pjs. Gubernur Kepulauan Riau Bahtiar Baharuddin mengikuti Bhakti Sosial dan Ziarah Dalam Rangka Peringatan Hari Pahlawan 2020 di Taman Makam Pahlawan Dwikora, Tanjunguban, Kabupaten Bintan, Rabu (04/11).

Bahtiar menceritakan bahwa wilayah Kepulauan Riau ini dulunya adalah daerah pertempuran antara para raja-raja terdahulu dengan para penjajah yang berasal dari Inggris dan Belanda yang ingin merebut Selat Malaka yang sejak lama telah dikenal sebagai wilayah lalu lintas strategis perdagangan dunia.

Demi mempertahankan wilayah ini, jelas Bahtiar bahwa telah banyak pahlawan yang gugur di medan pertempuran. Dan banyak dari mereka yang meninggal dan tidak ditempatkan di makam pahlwan ini. Sejatinya semua pejuang tersebut adalah pahlawan dan patut diberikan rasa hormat dan melanjutkan perjuangan yang telah mereka mulai.

“Hendaknya kita sebagai masyarakat harus lebih peduli kepada para leluhur dan pejuang, setidaknya dengan ziarah ini kembali kita memaknai perjuangan dan pengorbanan yang telah mereka lakukan,” jelasnya.

Pada masa saat ini, ditengah pandemi Covid-19, Bahtiar mengajak setiap warga Kepri untuk menjadi pahlawan kemanusiaan dengan turut terlibat dalam pembagian 5 juta masker secara serentak di Kepulauan Riau yang dipusatkan di Batam bertepatan dengan hari Pahlawan yang diperingati setiap 10 November.

”10 November ini kita jadikan momentum bersejarah. Saya ajak semua warga Kepri tanpa terkecuali. Kami panggil jiwa dharma bhaktinya serta keihlasannya menjadi pahlawan kemanusiaan untuk membagikan masker bagi lingkungan sekitarnya,” ajaknya.

Bahtiar mengajak Kepri memberi contoh kepada daerah lain bahkan dunia bahwa masyarakatnya adalah pahlawan sebenarnya di situasi saat ini dengan membagikan masker. Karena masker alat pertahanan paling minimum untuk mencegah penulkaran covid. Tanpa masker penularan bisa merajalela dan memusnahkan peradaban manusia.

Perjuangan melawan covid-19 menurut Bahtiar, tidak dapat dilakukan olehnya sendiri, namun butuh kerjasama dan keterlibatan semua pihak untuk memberikan pemahaman bahwa virus ini harus diputus mata rantainya sehingga tidak menyebar dan membahayakn umat manusia.

“Perjuangan melawan virus ini tidak bisa dilakukan hanya 1 kelompok saja. Saatnya sekarang ini, kita bergandengan tangan bersama seluruh komponen baik pemerintah, swasta, komunitas dan seluruh masyarakat untuk melawan agar virus ini segera hilang dan musnah,” tutupnya.

Turut hadir pada kesempatan ini Pjs. Bupati Bintan Buralimar, Kepala Dinas Sosial Provinsi Kepulauan Riau Doli Boniara, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kepri Juniadi, Tokoh Pejuang Pembentukan Kepulauan Riau Datok H. Huzrin Hood, Perwakilan Legiun Veteran, FKKPI, Pemuda Panca Marga serta Perwakilan Siswa SMA/ SMP Kabupaten Bintan.

Sharing berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.