Jangan Terperangkap dalam Arena Adu Domba

Jangan Terperangkap dalam Arena Adu Domba

Gubernur H Nurdin Basirun mengatakan kalau generasi Kepri tidak diperkuat dengan pembangunan mental dan spritual akan berbahaya. Ancaman yang merusak generasi bangsa terus bermunculan, seperti narkoba dan paham-paham yang memecah belah bangsa.

“Jangan terperangkap dalam arena adu domba,” kata Nurdin saat menghadiri Rapat Kerja Daerah Persatuan Tarbiyah (Perti) Kepri di Aula Hotel PIH, Batam, Sabtu (21/7).

Pada acara yang mengusung tema 90 Tahun Tarbiyah Perti Mengabdi, Merawat Pancasila dan Mengawal NKRI, tampak hadir Ketua Umum Tarbiyah KH Basri Bermandi, Ketua Tarbiyah Perti Kepri H. Marwin Jamal, Pembina Kepri H Huzrin Hood, Ketua Mufti Tarbiyah Perti Kepri KH. Didi Suryadi dan Guru Besar UIN Riau Prof H. Alaidin Koto.

Menurut Nurdin, saat ini selalu muncul gangguan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Gangguan itu kadang didukung dengan kemajuan teknologi yang disalahgunakan.

“Selalu ada kejahatan untuk mempengaruhi generasi muda kita. Ini yang harus kita bentengi,” kata Nurdin.

Karena itu, Nurdin sepakat dengan tema Rakerda ini. Karena, akan ada manfaat hasil rakerda untuk generasi muda dan bangsa ini.

Menurut Nurdin, ada paham yang tak sesuai dengan Islam dan Pancasila. Ada paham yang harus dihentikan karena ingin memecah belah bangsa ini.

“Ada ombak yang terus berupaya menggoyang empat pilar. Kita harus jaga dan bela negara ini,” kata Nurdin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.