Jelang Pilkada, Gubernur Terus Lakukan Koordinasi Intensif

Jelang Pilkada, Gubernur Terus Lakukan Koordinasi Intensif

Gubernur Kepri, H. Isdianto menyampaikan berbagai kegiatan koordinasi yang telah dilakukan Pemerintah Provinsi Kepri sehubungan pelaksanaan pemilihan serentak kepala daerah di Provinsi Kepri. Diantaranya adalah melakukan koordinasi intensif, penguatan koordinasi pengamanan, serta pembentukan deskpilkada.

Hal tersebut disampaikan Isdianto dalam Rapat Koordinasi Kesiapan Pemilihan Serentak Gubernur, Bupati, Walikota dan Wakil di Provinsi Kepri di Best Western Panbil, Batam, Kamis (10/9). Selain Pemprov Kepri, ekspose kesiapan juga disampaikan oleh Polda Kepri, KPU Kepri  dan Bawaslu Kepri.

“Selaku Pemerintah Provinsi Kepri kita selalu melakukan koordinasi intensif dengan FKPD. Koordinasi tersebut dilandasi dengan semangat kebersamaan, saling kerjasama, dan bahu-membahu, khususnya TNI-Polri dengan Pemprov Kepri,” jelas Isdianto.

Menurut Isdianto, komunikasi intensif dilakukan secara formal dan informal bersama Polda Kepri, KPU Kepri  Bawaslu Kepri, Binda, Korem, Danlanud RHF. Begitu juga dengan penguatan koordinasi pengamanan Pilkada serentak Tahun 2020 bersama FKPD Kepri.

Tidak itu saja, kata Isdianto, Pemprov Kepri juga melakukan koordinasi intensif dengan penyelenggara pilkada (KPU dan  Bawaslu) dengan membentuk deskpilkada dan group WhatsApp.

“Satu hal penting lainnya, proses demokrasi harus berjalan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat, mulai masa pendaftaran hingga penetapan pilkada kelak,” jelas Isdianto.

Pada kesempatan yang sama Kapolda Kepri, Irjen. Pol. Aris Budiman, juga menyampaikan beberapa hal yang menjadi perhatian Polda Kepri. Ketaatan pada penerapan protokol kesehatan disetiap Pilkada menjadi perhatian Polda. Begitu juga dengan laporan-laporan dan informasi masyarakat di lapangan terkait penyelenggaraan pilkada.

“Untuk itu Polda telah melakukan MoU dalam menghadapi Pilkada ini dengan berbagai pihak. Tujuan kita tentu agar pilkada ini berlangsung dengan aman dan tertib melalui proses demokrasi yang adil dan beradab pilkada,” tegas Aris.

Ketua KPU Kepri Sriwati juga memeparkan beberapa hal penting dalam rapat koordinasi tersebut. Diantara yang perlu diwaspadai dalam laporannya yakni kendala dalam pendistribusian surat suara, antisipasi bila ada calon kepala daerah yang terpapar Covid-19, hingga pada berbagai kemungkinan yang akan terjadi dalam setiap tahapan.

“Potensi masalah ada di pendistribusian surat suara karena jalur transportasi , ketersediaan sarana pengangkutan dan beberapa hal lainnya,” kata Sriwati.

Ketua Bawaslu (Badan Pengawas Pemilu) Kepri, M.Sjahrie Papane dalam kesempatan tersebut juga memaparkan berbagai potensi pelanggaran yang dilakukan dalam pilkada nanti. Berbagai potensi tersebut diharapkan menjadi perhatian KPU, pihak keamanan dan juga timses calon kepala daerah dalam penyelenggaraan pilkada nanti.

Rapat koordinasi tersebut juga dihadiri Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak, Danrem 033/WP Brigjen TNI Inf. Harnoto, Danlantamal IV Laksamana Pertama TNI Indarto Budiarto, Danlanud RHF Kolonel PNB Andi Wijanarko, Ketua KPU Sriwati, Kepala Dinas Pariwisata Kepri Buralimar (Ketua Tim Batam Lawan Covid-19 Batam), Kepala Kesbangpol Kepri Lamidi.

Sharing berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.