Lansia Sejahtera, Masyarakat Bahagia

Lansia Sejahtera, Masyarakat Bahagia
Ibu Hj Noor Lizah Nurdin Basirun mengatakan para lanjut usia adalah tokoh yang dapat berfungsi sebagai pemelihara norma sosial. Mereka juga merupakan penjaga rambu-rambu sosial.
“Saya merasakan peran para lanjut usia sangat penting dalam pembagunan kesejahteraan sosial,” kata Noor Lizah saat menghadiri peringatan Hari Lanjut Usia Nasional Tahun 2018 di Gedung Nasional, Tanjungbalai, Karimun, Kamis (12/7).
Para acara dengan tema Lansia Sejahtera, Masyarakat Bahagia ini, Noor Lizah mengatakan, para Lansia merupakan pelestari nilai-nilai kesetikawanan sosial. Mereka juga menjadi pemelihara sekaligus pewaris budaya bangsa.
“Kita berharap peran serta para lanjut usia dapat menjadi signifikan untuk menanamkan nilai kesetiakawanan sosial pada generasi muda. Yang muda menghormati yang tua dan yang tua menyayangi muda,” kata Noor Lizah.
Dengan tema “lansia sejahtera masyarakat bahagia” Noor Lizah mengatakan bahwa semua pihak harus berperan serta dalam menciptakan kondisi para lanjut usia dalam suasana aman sentosa terlepas dari segala macam gangguan. Dengan demikian tercipta perasaan senang dan tentram dalam masyarakat.
Pemerintah, kata Noor Lizah mempunyai komitmen yang tinggi terhadap kesejateraan sosial lanjut usia. Hal ini tercermin dengan telah diterbitkannya berbagai perangakat peraturan perundang-undangan penanganan lanjut usia yang cukup memadai sebagai landasan atau pedoman bagi penyelengaraan kesejahteraan lanjut usia di Indonesia.
Kepala Dinas Sosial Kepri Doli Boniara dalam kesempatan itu mengatakan, upaya peningkatan kesejahteraan sosial lanjut usia menunjukan indikasi besarnya upaya pemerintah dalam mengubah stigma lanjut usia sebagai beban masyarakat dan menjadikan lanjut usia yang mandiri sejahtera serta menjadi salah satu aset yang diperlukan. Mereka mampu untuk memberikan sumbangsih dalam pembangunan bangsa dan negara hingga akhir hayat.
“Usia lanjut juga dapat dikatakan sebagai usia emas karena tidak semua orang dapat mencapai usia lanjut tersebut, maka seorang telah usia lanjut akan memerlukan tindakan keperawatan lebih baik.
Menurut Doli, sebagai warga yang telah lanjut usia para lanjut usia mempunyai kebijakan, kearipan serta pengalaman berharga yang dapat diteladani generasi penerus dalam pembagunan nasional,” kata Doli.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.