Mencetak Sarjana Alquran Yang Bertakwa

Mencetak Sarjana Alquran Yang Bertakwa

Gubernur H Nurdin Basirun begitu bangga, karena telah lahir Sarjana Quran di Kepri. Mereka ini adalah harapan dan masa depan Kepri. Apalagi hal ini beriringan dengan tumbuh kembangnya pendidikan berbasis agama di Kepulauan Riau. Dari mulai taman pendidikan alquran, rumah tahfiz quran hingga pondok pesantren.

“Ini aset di Kepri yang begitu berharga. Karena akan mencetak dan melahirkan generasi Islami, ” kata Nurdin Basirun saat menghadiri Sidang Senat Terbuka Sekolah Tinggi Ilmu Alquran (STIQ) Kepri di Hotel Golden View Bengkong Batam, Sabtu (22/12).

Dijelaskan Nurdin Basirun, sebagai bagian tidak terpisahkan dari Quran Center, kehadiran STIQ telah mencetak generasi qurani yang siap berkompetensi dengan disiplin ilmu. Mereka juga memiliki kelebihan. Karena ada kemuliaan akhlak dan ini wujud nyata pembangunan manusia, yang akan terus dicetak.

“Karena itu saya yakin, sepuluh duapuluh tahun mendatang, Provinsi Kepri akan diisi para pemimpin yang berakhlakul karimah, yang lahir dari banyaknya lembaga pendidikan agama yang tersebar di seluruh wilayah Kepri,” kata Nurdin.

Sedangkan Ketua STIQ Kepri Said Aqil Siradj Almunawar menjelaskan, kalau wisuda kali ini merupakan wisuda pertama kali sejak STIQ Kepri berdiri, tepatnya tahun 2013 lalu.

Wisuda kali ini juga penggabungan 2 angkatan. Wisudawan angkatan pertama sebanyak 13 orang dan angkatan kedua sebanyak 14 orang. Total ada 27 mahasiswa mahasiswi yang hari ini diwisuda.

Secara keseluruhan jumlah mahasiswa STIQ Kepri mencapai 206 orang mahasiswa. Said Aqil Siradj juga menjelaskan kalau STIQ Kepri juga telah mengantongi akredatasi B. Dengan akreditasi tersebut diperoleh saat sekolah belum mewisuda angkatannya.

“Ini tentu kepercayaan yang harus kami jawab dengan berbagai prestasi,”jelasnya.

STIQ juga akan terus mencetak sarjana yang ahli quran di Kepulauan Riau.

Pada kesempatan tersebut juga diisi orasi ilmiah oleh dosen STIQ Kepri Yusnar Yusuf yang mengangkat pembahasan mengenai isi dan kandungan Alquran. Sebagai kalamullah alquran berisi segala macam, mencakup keseluruhan dimensi kehiduapan masa lampau masa kini dan masa yang akan datang.

Pun dengan Ketua Dewan Pembina Yayasan Quran Senter Ismeth Abdullah mengapresiasi keberadaan STIQ Kepri sebagai bekal mencetak anak-anak yang mumpuni dalam ilmu agama Islam. Ini tentu sebuah kebanggaan, karena kita masih bisa memiliki dan melahirkan anak-anak yang qurani dan Islami di Kepri.

Hadir pada kesempatan tersebut Anggota DPD RI Hardi Selamat Hood, Staf Ahli Kemendagri Suhajar Diantoro, Sekdaprov Kepri TS Arif Fadillah, Kepala Kemenag Kota Batam Erizal Abdullah, Ketua Dewan Pembina Yayasan Quran Senter Ismath Abdullah dan Ibu Aida Ismeth serta para orang tua wisudawan. (Rfk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.