Modal untuk Bekerja Semakin Baik

Modal untuk Bekerja Semakin Baik
*Rakor Evaluasi DAK Fisik dan Dana Desa 

Pemerintah Kabupaten Bintan mengantongi predikat  kinerja pemanfaatan Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik terbaik se Kepulauan Riau di tahun 2017. Sedangkan Pemerintah Kabupaten Natuna sebagai yang terbaik di kinerja penyaluran Dana Desa 2017

Predikat ini diberikan oleh Kantor Perbendaharaan Negara (KPPN) Wilayah Kepulauan Riau yang dibacakan, Kamis (15/3) dalam acara Rapat Koordinasi evaluasi pelaksanaan DAK Fisik dan Dana Desa tahun 2017 serta persiapan penyaluran DAK Fisik dan Dana Desa tahun 2018 di hotel CK.

Sekretaris Daerah Provinsi Kepri TS. Arif Fadillah saat membuka kegiatan ini mengucapkan terimakasih kepada KPPN Wilayah Kepri yang telah melakukan evaluasi kepada kinerja Pemerintah dalam mengelola DAK Fisik dan Dana Desa. Karena apresiasi merupakan pemacu semangat kerja. Tidak hanya bagi yang mendapatkan predikat terbik, tapi juga bagi yang belum mendapatkan predikat terbaik.

“Kami berterimakasih sekali kepada KPPN Wilayah Kepri yang telah memberikan penilaian kepada seluruh Pemerintah Daerah dalam mengelola DAK fisik dan Dana Desa. Ini adalah modal ntuk supaya bekerja lebih baik lagi kedepannya,” kata Sekda.

Khusus untuk Dana Desa, kata Arif, saat ini merupakan sudah memasuki tahun ke-4 digulirkan. Diterangkannya jika program dana desa tersebut telah membwrikan dampak yang positif bagi percepatan perkembangan infrastruktur di desa. Dengan demikian, diharapkan hal ini akan berdampak terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakatnya.

“Dulu kehidupan perekonomian masyarakat di desa rendah sekali. Kini, jika dengan adanya dana desa, sementara perekonomian masih juga rendah. Sementara penyerapannya sudah dilakukan dengan baik, itu pertanda penyaluran dana desa tidak tepat sasaran dan tidak akuntabel. Hal seperti ini harus dievaluasi,” terang Arif.

Selain itu, Arif juga mengingatknan agar seluruh perangkat pemerintah aktif melakukan koordinasi, sehingga jika ada persoalan yang menghambat dalam proses pembangunan bisa segera diselesaikan.

“Terakhir saya berpesan agar Dana Desa jangan berlama-lama parkir di kas daerah dan kas desa. Lebih cepat direalisasikan lebih baik,” ingatnya.

Berikut prestasi Kabupaten dan Kota  Peringkat pertama hingga terakhir berdasakan Pengelolaan DAK Fisik terbaik 2017, yakni Bintan dengan nilai 96,76, disusul Lingga dengan nilai 94,50, kemudian Natuna dengan nilai 94,13.

Selanjutnya diperingkat ke-4 adalah Pemerintah Provinsi Kepri dengan nilai 90,16, disusul oleh Batam dengan 86,94, Tanjungpinang 84,98, Anambas 79,76 dan terakhir Kabupaten Karimun dengan nilai 79,70.

Sedangkan urustan prestasi Penyerapan Dana Desa terbaik 2017, masing-masing Natuna berada diurutan pertama dengan nilai 87,66, kemudian disusul Bintan dengan nilai 76,06, Anambas 71,32, Linggaa 61,93 dan terakhir Karimun dengan nilai 58,34.

Untuk tiga Pemerintahan terbaik dari masing-masing kategori mendapatkan penghargaan langsung dari KPPN wilayah Kepri. Yang penyerahannya dilakukan langsung oleh kepala KPPN Kepri Heru Pudjo Nugroho.(bsr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.