Pemimpin Itu Harus Peka dan Peduli

Pemimpin Itu Harus Peka dan Peduli

Gubernur H Nurdin Basirun ingin pelaku olah raga di Kepri untuk terus mengasah kemampuan diri. Prestasi yang diraih adalah pemicu untuk menggaungkan nama Kepri di berbagai ajang nasional dan internasional.

“Prestasi yang telah kita raih, tidak lantas membuat kita semua hanya berbangga diri dan berhenti sampai disini. Ini adalah awalan untuk terus meningkatkan kualitas diri. Semoga dimasa mendatang PSHT dapat menggaungkan kembali nama Kepri bukan hanya pada tingkat Nasional namun bahkan Internasional,” Ujar Nurdin saat menghadiri Penutupan kegiatan Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Tingkat Kota Batam dan Krida Siswa Tahun 2018 di Harbour Bayar Mall Batam, Ahad (29/01) petang.

Nurdin menutup itu di sela persiapan Konferensi Pemerintah Daerah Kepulauan. Menurut Nurdin, kehadirannya adalah salah satu wujud kepedulian yang tinggi untuk perkembangan olahraga khususnya pencak silat di Kepri.

Nurdin bercerita bahwa sejak dahulu dirinya sangat suka dan mendukung semua kegiatan keolahragaan. Bukan hanya sepakbola namun juga voli, motocross bahkan silat dan banyak lagi. Bahkan dirinya selalu terlibat langsung sebagai ketua pembina untuk berbagai cabang olahraga.

“Sejak zaman bupati Karimun hingga sekarang saya sangat peduli sekali dengan dunia olahraga. Terlebih untuk silat, saya siap mendukung dan memberikan dorongan agar cabang olahraga ini tidak hanya bisa memberikan prestasi juga bisa menjadi organisasi yang mampu melatih dan menampung para generasi muda untuk ditempa menjadi generasi yang lebih baik sehingga mereka menjauhi hal-hal negatif seperti menkonsumsi narkoba dan barang terlarang lainnya,” harap Nurdin.

Nurdin mengucapkan selamat dan terimakasih kepada PSHT Kepri yang atlitnya telah mengharumkan nama Kepulauan Riau di tingkat Nasional. Karena salah satu atlit dari PSHT ikut membawa pulang satu medali emas pada penyelenggaraan POPNAS di Semarang tahun 2017 lalu.

Gubernur mengatakan seorang pemimpin harus selalu punya kepekaan dan kepedulian terhadap hal-hal positif yang telah dibuat masyarakat, seperti sektor olah raga. Hadir dan memberi dukungan agar mereka terpacu untuk memberikan yang terbaik bagi negeri ini.

Ketua Panitia Suyatno menyebutkan bahwa untuk kegiatan PSHT Cup 15 di Batam ini diselenggarakan dari tanggal 26 sd 28 Januari 2018 dan diikuti oleh sejumlah kabupaten/ kota yang ada di Kepri.

“Setidaknya ada sekitar 400 atlet yang ambil bagian dalam ajang ini,” katanya.

Pertandingan ini, selain untuk meningkatkan tali persaudaraan antar sesama pesilat, juga mencetak atlet silat muda dan berprestasi. Karena setelah ajang ini, masih banyak event atau pertandingan lainnya yang sudah menunggu, sehingga harus disiapkan sejak awal.(Maz/Humas)

Sharing berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.