Pidato di Malam Hiburan Rakyat, Isdianto Tegaskan Perangi Narkoba

Pidato di Malam Hiburan Rakyat, Isdianto Tegaskan Perangi Narkoba

Plt. Gubernur Kepulauan Riau H. Isdianto menegaskan bahwa saat ini Indonesia memang sudah merdeka dari penjajahan Belanda dan Jepang sejak 74 tahun silam. Namun sekarang muncul kembali bentuk penjajahan baru yang sasarannya adalah merusak generasi muda bangsa, yakni penjajahan berupa narkoba.

“Musuh kita saat ini dan wajib kita perangi bersama adalah narkoba. Bahaya narkoba sudah menyusup disendi-sendi kehidupan masyarakat kita hingga ke pelajar. Ini sangat berbahaya karene merusak generasi kita. Mari kita perangi bersama, kita mulai dari lingkungan keluarga, sekolah dan seterusnya,” kata Isdianto dalam pidatonya dihadapan para undangan yang memadati halaman Gedung Daerah di malam Hiburan Rakyat sempena HUT RI ke-74, Sabtu (17/8).

Hadir dalam kesempatan ini Kajati Kepri Edy Birton, Danlantamal IV Tanjungpinang Arsyad Abdullah, Kakanwil Hukum dan HAM, ketua LAM Kepri Abdul Razak, Sekdaprov Kepri TS Arif Fadillah serta jajaran DPRD dan OPD dilingkungan Pemprov Kepri.

Malam hiburan rakyat sempena HUT RI ke-74 ini diramaikan dengan artis Selvi KDI dan penampilan-penampilan dari sanggar kesenian setempat. Pada saat ini juga Plt. Gubernur menyerahkan saguhati untuk 470 veteran yang ada di Kepri, kemudian pemotongan tumpeng.

Seluruh masyarakat tampak bergembira, ceria dan senang merayakan HUT RI ke-74 ini dengan segala hiburanbyang ditampilkan.

Dilanjutkan Isdianto dalam sambutannya bahwa kemerdekaan adalah hasil perjuangan yang luar biasa yang dihasilkan oleh para pejuang. Mengorbankan waktu, harta bahkan nyawa. Sedangkan tugas generasi saat ini mengisi kemerdekaan yang sudah diraih ini dengan sebaik-baiknya.

“Kalau dulu melawan penjajah dengan mengangkat senjata. Sementara musuh kita sekarang adalah narkoba. Di lapas sebanyak 70 persen tahanannya adalah kasus narkoba. Tahun ini kita coba dengan dianggaran fi APBD. Kita masuk ke sekolah-sekokah dan kampung-kampung guna memberantas narkoba. Kalau sendiri tidak mungkin bisa melakukannya, tapi kalau kita bersama-sama, Insya Allah pasti bisa,” tegas Isdianto lagi.

Lebih lanjut, Isdianto juga sangat ingin masyarakat Kepri sejahtera secara merata dengan memanfaatkan secara maksimal tiga sektor unggulan yang ada di Kepri. Yakni sektor pariwisata, sektor perikanan dan pertanian. Ketiga sektor ini dinilai sangat potensial dengan SDA yang tidak pernah habis untuk digali dan dieksplorasi.

“Bukiti sektor pariwisata kita ungul. Sekarang ini kita sudah urutan ke-2 setelah Bali, mengalahkan DKI dari segi kunjungan wisman. Karena kita memang punya destinasi inah dan layak dikunjubgi wisatawan. Bukan tidak mungkin suatu saat kita akan mengalahkan Bali. Dan pulau Penyengat juga akan kita coba angkat lagi dengan berbagai potensinya,” kata Isdianto. (Bsr)

Sharing berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *