Santri Kepri Siap Sambut Revolusi Industri

Santri Kepri Siap Sambut Revolusi Industri
Gubernur H Nurdin  Basirun mengatakan dalam menghadapi revolusi industri 4.0, santri-santri harus berada di garda terdepan. Keterlibatan pada santri dalam ilmu keagamaan, dan kuatnya budaya literasi di pesantren menjadi modal bagus menyambut revolusi industri.
“Mereka sudah ditanamkan moral agama yang baik. Harus terus diperkuat dengan komunikasi dan penguasaan teknologi yang terus berkembang,” kata Nurdin usai menghadiri Grand Opening Pondok Pesantren Ummul Qurro, Tanjungpiayu Batam, Kamis (1/11) malam.
Menurut Nurdin, pemerintah sangat serius dalam memperkuat pendidikan, terlebih pendidikan keagamaan di Kepri. Pembangunan sumberdaya manusia, kata Nurdin, disejalankan memperkuat ilmu agama generasi penerus bangsa.
Nurdin pun mengajak masyarakat bahu membahu untuk terus mengembangkan ilmu pendidikan agama. Hal ini akan memperkuat iman dan taqwa sejak dini.
“Secara umum perkembangan ponpes, TPA, TPQ dan tempat pengajian di Kepri sudah cukup baik. Semuanya akan terus berbenah demi menyambut tantangan digital, juga menyiapkan generasi milenial dalam menyambut revolusi industri 4.0,” kata Santri of The Year 2018 ini.
Masyarakat terlihat menyemut menyambut peresmian ponpes ini. Di awal sambutannya, Nurdin menyampaikan rasa senang dan bangga dengan kemampuan santri-santri Ponpes Ummul Qurro. Terutama saat dilakukan uji petik Kitab Kuning dengan penguji dari Malaysia, Singapura dan Jakarta.
Di depan para santri dan masyarakat yang hadir, Nurdin mengatakan dirinya bukanlah ada apa-apanya tanpa seluruh masyarakat. Karena itu dia mengajak semua untuk bersama-sama memajukan negeri ini.
Nurdin kembali menegaskan bahwa tidak ada artinya jika infrastruktur dibangun tanpa melakukan pembangunan mental. Terutama di bidang keagamaan. Nurdin tak ingin  negeri ini terusik ideologinya. Karena itu dia berharap para santri terus memperkuat NKRI. (Sdq)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.