Selalu Peduli dengan Sesama

Selalu Peduli dengan Sesama

Ibu Hj Noor Lizah Nurdin Basirun mengajak masyarakat untuk peduli dengan sesama. Karena itu, setiap aktivitas sosial kemasyarakatan dirinya selalu melibatkan diri.

“Saya sangat senang bergabung dalam kegiatan ini karena bersifat positif dan sosial,” kata Noor Lizah dalam kunjungannya ke kantor Batam Pos dan Tribun Batam, Rabu (28/3).

Sepanjang petang Rabu, Noor Lizah bersama pendiri Yayasan Cinderella From Indonesia Lusia Kiroyan, Kepala Lapas Perempuan Batam Mulyani, CSR Bank Mandiri Reni, Kasubag Administrasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kepri Ermawati dan Ketua Tim Penggerak PKK Kepri Riawina berkunjung ke Batam Pos dan Tribun Batam.

Noor Lizah mengaku senang bergabung karena misi ini memberikan motivasi dan aktivitas positif, terutama untuk napi perempuan. Sebagian besar mereka memang terkena kasus narkoba. Karena itu, dengan aktivitas ini, mereka disibukkan dengan pembuatan boneka ini.

“Semoga tidak terpikir lagi untuk mengkonsumsi narkoba,” kata Noor Lizah.

Yang lebih menarik, kata Noor Lizah, produk boneka batik ini diberikan kepada anak-anak yang terkena kanker. Aktivitas ini sangat positif, karena memberdayakan warga binaan yang hasilnya diberikan kepada anak-anak yang membutuhkan.

Lusia dalam kesempatan kunjungan itu berterima kasih kepada Batam Pos dan Tribun Batam yang ikut mensupport aktivitas mereka. Kunjungan ini selain untuk silaturahmi, juga memaparkan kegiatan Batik Girl For Asean.

Kegiatan tersebut, kata Lusia berupa pembagian boneka untuk anak-anak kanker dan disabilitas di kawasan Asean. Ada juga aktivitas roadshow ke Darwin dan Melbourne pekan pertama April ini.

Tahun 2017, pihaknya berhasil memberikan 1000 boneka kepada anak-anak penderita kanker. Targetnya tahun ini bisa 10 ribu boneka. Ia menjelaskan boneka-boneka tersebut merupakan hasil keterampilan dari warga binaan perempuan yang berada di Lapas.

“Tujuannya mengubah warga binaan menjadi enterpreneur dan bisa menghasilkan uang. Dari segi teknis membuka donasi kepada para donatur misalnya material baju atau pakaian bekas,” kata Lusia.

Dari boneka-boneka ini, Lusia berharap bisa terjalin persahabatan antar negara. Program ini juga banyak didukung oleh pihak asing.

Lusia melanjutkan sebelum memproduksi ini ada training seperti spiritual, yoga. Untuk manajemen keuangan dibantu dengan OJK, Bank Mandiri juga memberikan support.

Dalam pada itu, Kepala lapas Perempuan Batam Mulyani mengatakan pihaknya mendukung aktivitas positif yang digerakkan Lusia Kiroyan. Kini produksi di lapas perempuan juga ada tanjak, guci dan lainnya.
Pada kesempatan terpisah, Ermawati dari OJK Kepri mengapresiasi kegiatan ini.(Ica)

Sharing berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.