Sinergikan Semua Potensi untuk Pembangunan Kepri

Sinergikan Semua Potensi untuk Pembangunan Kepri

Plt Gubernur Kepri H Isdianto menghadiri Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kepri sempena Peringatan Hari Jadi ke-17 Provinsi Kepri tahun 2019 di ruang sidang kantor DPRD, Pulau Dompak, Tanjungpinang, Selasa (24/9).

Membuka sambutannya, Isdianto mengatakan bahwa tanpa terasa sudah 17 tahun Kepri menjadi sebuah Provinsi atas perjuangan panjang seluruh pihak dan masyarakat Kepri saat itu menjadi sejarah panjang dan melelahkan.

“Pun dalam pelaksaanan pemerintahan dan pembangunan di Kepri, banyak hal yang telah dicapai hingga kini, namun masih banyak pula yang harus dilakukan untuk menjawab setiap tantangan yang kompleks dan dinamis kedepan,” kata Isdianto.

Lebih lanjut kata Isdianto, rencana pembangunan juga telah disusun dengan baik serta beberapa bidang pembangunan termasuk kedalamnya. Kemudian, semakin membaiknya beberapa indikator pembangunan seperti indeks pembangunan manusia, PDRB Perkapita, pengentasan kemiskinan dan pengangguran serta peningkatan kualitas pendidikan kesehatan dan pelayanan, berkenaan dengan itupun sepanjang tahun 2018-2019 Kepri telah menerima sejumlah penghargaan dari Pemerintah Pusat.

Isdianto sebagai Plt Gubernur mengucapkan terimakasih kepada para Gubernur dan Wakil Gubernur terdahulu atas jasa dan sumbangsihnya dalam membangun Kepulauan Riau, para pejuang pendiri Kepri baik yang telah mendahului semoga amal bhakti nya diterima di sisiNya serta yang masih diberikan kesempatan umur yang panjang hingga saat ini agar senantiasa diberikan kesehatan.

“Penghargaan yang tinggi juga kami sampaikan kepada seluruh komponen yang ada di Kepri, DPRD, Kabupaten dan Kota, FKPD, Tokoh masyarakat, Alim Ulama, Dunia usaha dan swasta serta seluruh masyarakat atas partisipasi dan dukungan dalam membangun Kepri sehingga terus meraih prestasi yang membanggakan,” tambah Isdianto.

Terakhir, Isdianto beserta seluruh jajaran Pemerintah Provinsi Kepri memohon doa kepada seluruh masyarakat agar dalam menjalankan setiap tugas dan tanggungjawab dalam membangun Kepri dapat berjalan lancar.

“Kita terus berupaya membangun Kepri ini dengan mensinergikan semua potensi yang ada, inilah yang menjadi dasar sempena hari jadi ke 17 Kepri ini sesuai dengan tema yang diusung yakni Tali Silaturahmi untuk Negeri,” pungkas Isdianto.

Sementara itu, Pimpinan Sementara DPRD Provinsi Kepri H Lis Darmansyah membuka rapat mengatakan pada hari ini menjadi momentum sejarah bagi Kepri, 17 tahun silam DPR RI telah mengesahkan UU 25 nomor 2002 yang menjadi dasar dan landssan hukum terbentuknya Kepri.

Berdirinya Kepri merupakan maniefestasi dari gejolak sosial yang terjadi baik rentang kendali pemerintahan yang begitu jauh, maupun kesejangan sosial yang tidak merata di kepri. 96 persen lautan dengan ribuan pulau yang miliki membuat Kepri terisolir dalam pembangunan sehingga memunculkan semangat perjuangan menjadi Provinsi sendiri.

“Melalui beragam perjuangan tersebut, mencapai puncak disahkan Kepri mejadi Provinsi ke 32 tentu ini menjadi catatan sejarah yang tak terlupakan dan tidak boleh luntur maupun hilang hingga kapanpun, hingga sampai ke anak cucu,” kata Lis.

Dalam tersebut Lis Darmansyah mewakili seluruh jajaran DPRD mengapresiasi dan memberikan pengharagaan setinggi-tingginya kepada Huzrin Hood dan pejuang lainnya dengan diiring doa untuk keluarga para pejuang yang telah mendahului atas seluruh pengorbanan, dedikasi dan pengabdian dalam pembentukan Kepri menjadi amal ibadah di sisiNya.

Lis melanjutkan, peringatan hari jadi Kepri masih banyak sektor pembangun yang harus ditingkatkan khususnya dalam upaua peningkatan kesejahteraan masyarakat, pelayanan publik dan pemerataan pembangunan.

“DPRD bersama Pemda adalah satu kesatuan yang mana terdapat keharusan untuk saling menguatkan dan keterlibatan dalam setiap tahapan proses pembangunan sesuai tugas dan fungsi,” lanjutnya.

Membacakan sejarah singkat Provinsi Kepri Syah Zinan mengatakan, tepat pada hari ini Selasa 24 September, 17 tahun yang lalu Kepri menjadi sebuah Provinsi baru terpisah dari Provinsi Induk (Riau). Berdirinya Kepri tidak lepas dari perjuangan para tokoh-tokoh pembentukan Provinsi Kepri.

Berawal dari Musyawarah Masyarakst Kepulauan Riau yang menghasilkan 3 tuntutan rakyat yang menjadi langkah awal dan cikal bakal perjuangan sehingga menghasilkan sebuah deklarasi masyarakat Kepri di Gedung Daerah, 15 Mei 1999.

Tindak lanjut dari deklarasi ini dibentuk Tim 9 yang diketuai oleh Muhammad Saad dengan hasilnya adalah terbentuk Komite Pemekaran Kepulauan Riau (KPKR) terbentuk juga kabupaten Karimun, Natuna dan Tanjungpinang.

Pada tahun 2000 terbentuklah BP3KR yang diketuai oleh Huzrin Hood dan di seluruh Indonesia (Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Semarang dan Pekanbaru) juga di kabupaten dan Kota. Sumbangsih juga tidak terlepas dari Abdul Manan (Bupati Kepri), Andi Rivai (Plt Bupati Natuna) dan Muhammad Sani (Plt Bupati Karimun) yang turut memberikan rekomendasi.

Hingga melalui perjuangan yang panjang tepat pada 4 September 2002 disahkanya Kepri sebagai Provinsi berdasarkan UU Nomor 25 tahun 2002. Dalam rentang 17 tahun tersebut, Kepri telah memiliki 9 Gubernur dan 2 Ketua DPRD.

“Kini Kepri terus berbenah menjadi pusat pertumbuhan ekonomi nasional dengan tetap mempertahankan budaya melayu, Kepri masih terus menjadi primadona investasi baik dalam maupun luar daerah,” kata Zinan. (Ald)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.