Untuk Kemudahan Masyarakat, Isdianto Dukung Pemekaran

Untuk Kemudahan Masyarakat, Isdianto Dukung Pemekaran

Gubernur Kepri, H. Isdianto mendukung pemekaran desa untuk memberi kemudahan masyarakat. Pembentukan desa ini agar rentang birokrasi yang panjang bisa dipangkas sehingga proses administrasi masyarakat menjadi singkat.

“Salah satu contoh seperti rentang birokrasi yang panjang akan membuat lambat proses surat menyurat maupun administrasi sehingga diperpendek agar masyakat tidak selalu bolak balek ke kantor desa,” kata Isdianto di Lingga, Selasa (22/9).

Ke Lingga, Isdianto melakukan Peninjauan Desa Persiapan Kebun Nyiur Kecamatan Dabo Singkep. Isdianto juha meninjau Desa Persiapan Air Batu Kecamatan Singkep Barat; Desa Persiapan Sebong Kecamatan Senayang dan disejalankan dengan Peresmian PLN Desa Sebong.

Dalam kunjungan itu, Isdianto didampingi Ketua TP PKK Kepri Hj Meri Isdianto, Tenaga Ahli Gubernur Herizal Hood dan Asisten Pemerintahan Juramadi Esram. Hadir juga sejumlah Kepala OPD Kepri diantaranya : Kadis Pendidikan Muhammad Dali, Kadis PU Abu Bakar, Kadis Perkim Yusrial Mahyudin, Plt Kepala BPBD Budiharto, Karo ULP Misbardi, dan Kabid SDM Dinas Kesehatan M Bisri serta Sekretaris PMI Kepri Raja Raspriyandi dan Tokoh Masyarakat Endi Maulidi dan Rumzi Samin.

Di Lingga, saat ini ada 12 Desa Persiapan serta 2 Kecamatan yang sudah dimekarkan dan tinggal menunggu evaluasi untuk menuju Defenitif. Pemekaran ini dilaksanakan untuk memangkas birokrasi yang begitu panjang, memajukan daerah tersebut, pembangunan infrastruktur dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Isdianto mengatakan, dengan dimekarkannya desa ini, diharap mampu membawa keberkahan bagi masyarakatnya. Dia lun berharap masyarakat untuk selalu mendukung program pemerintah, karena akan memberi dampak baik seperti peningkatan kesejahteraan dan lainnya

Gubernur juga mengajak seluruh masyarakat untuk selalu menjaga situasi kamtibmas agar senantiasa kondusif. Karena setiap permasalahan pasti ada jalan keluarnya kalau semua mau duduk bersama-sama untuk memikirkannya dengan kepala yang jernih.

“Setiap permasalahan yang ada segera dibicarakan dan cari solusi agar masyarakat bisa menjalankan kehidupan dengan baik,” kata Isdianto.

Menurut Isdianto, kehadirannya juga menjadi motivasi bagi masyarakat agar terus berkolaborasi dengan semua pihak. Sehingga  desa persiapan ini bisa dengan cepat beradaptasi dan belajar dengan desa induk apa saja yang menjadi kebutuhan dan proses administrasinya.

Sharing berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.