Wajib Zakat, Sekda Ajak Aparatur Saling Mengingatkan

Wajib Zakat, Sekda Ajak Aparatur Saling Mengingatkan

Sekdaprov Kepri H TS Arif Fadillah membuka Rakernis UPZ (Unit Pengumpul Zakat) BAZNAS Provinsi Kepri di lingkungan OPD Provinsi Kepri bertempat di Rupatama Lt.4 Kantor Gubernur Pulau Dompak, Tanjungpinang, Senin (14/10).

Membuka sambutannya, Sekda Arif kembali mengajak para Aparatur di lingkungan Pemprov Kepri yang beragama islam agar dalam penyaluran salah satu dari 5 Rukun Islam yakni menunaikan zakat untuk saling mengingatkan.

“Terlebih peran para tim yang tergabung didalam UPZ di OPD sangat berperan, mari kita tak henti-hentinya saling mengingatkan tentang zakat ini,” kata Arif.

Lebih lanjut kata Arif, terdapat 2 fungsi dari zakat itu sendiri yakni Ibadah dan Ekonomi. Dari sisi ibadah ialah merupakan salah satu kewajiban dan dari sisi ekonomi untuk menyalurkan zakat tersebut kepada fakir miskin dan masyarakat yang membutuhkan (melalui Baznas).

“Fungsi zakat sangat besar, misalkan semua muslim di Kepri membayar zakat pasti semua fakir miskin terbantu dan ekonominya akan hidup,” lanjutnya.

Dari data yang dirinya baca sendiri dikatakan Arif masih dalam kondisi yang belum tinggi untuk persentase penyaluran zakat di Kepri, maka dari rakernas inilah diharpakan kendala dan hambatan yang selama ini didapat segera terselesaikan.

Sementara itu, Ketua Baznas Provinsi Kepri Mustamin Husain melaporkan bahwa pengumpulan zakat untuk Kepri sendiri mengalami peningkatan dari tahun ke tahunnya dalam kisaran 20 sampai 25 persen.

“Untuk Tahun 2019 sendiri per Januari-September terkumpul sebanyak Rp.4,1 Miliyar yang Rp. 1,6 Miliyar atau 39 persennya berasal dari UPZ di OPD Pemprov Kepri,” kata Mustamin.

Dari data tahun 2018 sendiri terkumpul sebanyak Rp. 4,3 Miliyar ysng Rp. 2,3 Miliyar atau 53 persennya berasal dari UPZ di OPD Pemprov Kepri, Mustamin yakin untuk sisa tahun 2019 yang tinggal 2 bulan lagi, target pengumpulan sebesar Rp.5 Miliyar dapat tercapai.

Pelaksanaan Rakrenis sendiri di katakan Mustamin untuk kembali menghidukan program dari UPZ di OPD sendiri yang dalam beberapa bulan terakhir mengalami stagnansi.

Dalam kesempatan tersebut juga diserahkan secara simbolis: Program Kepri Cerdas sebesar Rp. 280 Juta untuk 70 penerima manfaat yakni Putra-Putri daerah Setingkat Perguruan Tinggi; Program Kepri Cerdas sebesar Rp. 160 Juta untuk 80 penerima manfaat putra putri daerah Setingkat Pelajar SMA; Program Kepri Cerdas Bantuan langsung sebesar Rp. 156 Juta untuk 104 penerima; Program Kepri Makmur sebesar Rp. 45 Juta untuk 15 penerima; Program Kepri Takwa sebesar Rp. 50 Juta; dan Program bantuan Tahfiz Quran sebesar Rp. 138 Juta.

Sharing berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *